Panduan Merawat Gigi Seri Pada Anak Agar Tetap Sehat

Sebagai orang tua penting untuk merawat gigi pada anak, terutama gigi seri. Masih banyak orang tua yang menganggap sepele kesehatan gigi pada anaknya, sampai akhirnya gigi anak mengalami kerusakan seperti berlubang hingga patah. Bahkan bila gigi sudah mengalami sakit, tentu akan membuat si anak tersebut gelisah, rewel, sulit tidur karena sakit gigi yang menyerang secara tiba – tiba. Memang wajar siklus ini dilalui oleh si kecil, namun tak ada salahnya merawat gigi dari kecil agar saat dewasa gigi yang dimilikinya sehat.

Perkembangan gigi pada manusia dimulai dari anak – anak, yakni diawali tumbuhnya gigi susu hingga tumbuh gigi permanen saat menginjak usia dewasa. Di masa pertumbuhan, gigi secara bersamaan tumbuh baik gigi kanan maupun kiri. Sehingga penting untuk merawat gigi sejak dini agar gigi tumbuh dengan sehat, kuat, dan rapi.

Pentingkah Merawat Gigi Seri?

Manusia memiliki berbagai jenis gigi, salah satunya gigi seri. Selama manusia tumbuh dan berkembang memiliki total gigi sebanyak 32, dimana 8 gigi diantaranya adalah gigi seri yang terletak di tengah. Lebih tepatnya 4 gigi seri di rahang atas dan 4 lainnya di rahang bawah. Biasanya gigi seri muncul di awal pertumbuhan manusia yakni ketika bayi yang mencapai usia 6 bulan. Gigi seri memiliki peranan penting yakni untuk menggigit dan juga memotong makanan.

Merawat Gigi Seri Pada Anak

Kebiasaan merawat gigi si kecil sejak usia belia penting dilakukan, meski gigi tersebut masih berupa gigi susu, jangan sampai gigi mengalami kerusakan seperti berlubang atau pun keropos. Merawat gigi sejak kecil memiliki tantangan nya tersendiri untuk orang tua, apalagi gigi seri yang berguna untuk memudahkan Anak memotong makanan. Berikut ini panduan merawat gigi seri pada anak agar selalu sehat dan terawat.

  1. Pemilihan sikat gigi
    Tentunya untuk merawat gigi di butuhkan sikat gigi. Untuk anak pilih lah sikat gigi yang memiliki bulu sikat halus dan bulu sikat berada mentok di ujung. Pasalnya bila Anda memilih bulu sikat yang tidak full mentok ke ujung kepala sikat gigi, maka ketika anak menyikat gigi ada bagian gigi belakang yang tak ikut tersikat. Selain itu pemilihan bulu sikat halus digunakan agar email gigi tetap terjaga.
  1. Perhatikan gerakan sikat gigi
    Anak – anak cenderung menyikat gigi secara asal – asalan yang penting kena gigi, untuk itu penting bagi orang tua mendampingi anaknya selama sikat gigi. Beri contoh atau ajarkan dengan baik gerakan menyikat gigi yang benar. Gerakan menyikat yang benar yakni untuk gigi di rahang atas dan bawah lakukan gerakan secara vertikal dari arah gusi ke ujung gigi. Sikat dengan teliti jenis gigi untuk mengunyah yakni gigi seri, jangan sampai sisa makanan masih menempel.
  1. Frekuensi sikat gigi
    Sikat gigi si kecil secara rutin minimal dua kali sehari, yakni bangun tidur dan sebelum tidur. Jangan menyikat gigi secara kuat dan cepat, lakukan secara perlahan namun semua terkena sikat gigi.
  1. Jaga asupan makanan
    Ajarkan si kecil makan – makannya yang sehat sejak dini, agar gigi seri tetap terawat. Hindari makanan yang mengandung banyak gula, bila terpaksa maka beri makanan manis secara bertahap atau tidak sekaligus.
  1. Periksa gigi
    Untuk memaksimalkan perawatan gigi anak, lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi minimal sekali dalam satu tahun. Bila gigi si kecil mengalami masalah seperti muncul plat berwarna cokelat atau hitam, maka Anda harus memeriksakan nya segera agar terhindar dari kerusakan gigi yang parah.