Nonton Movie Online Gratis

Liburan merupakan hal yang sangat dinanti-nantika banyak orang ketika mereka biasanya sibuk dengan aktifitas yang padat. Banyak dari mereka yang mengisi liburan dengan jalan-jalan ke tempat rekreasi, berkunjung ke sanak saudara, dan lain sebagainya. Namun, tak sedikit pula orang yang masing bingung memutuskan ke mana ia akan pergi untuk liburan. Bagi anda yang menjadi salah satu orang tersebut, maka anda bisa memutuskan untuk mengisi liburan dengan nonton movie online, atau biasa disebut dengan streaming film. Saat ini dunia teknologi semakin berkembang pesat, salah satuny adalah internet. Anda bisa memanfaatkan internet untuk menonton film secara gratis di rumah dan mengisi hari liburan dengan menyenangkan.

Ternyata mengisi liburan dengan nonton movie online banyak mendatangkan keuntungan. Berikut adalah beberapa keuntungan yang didapatkan ketika melakukan streaming film

  1. Bisa nonton film dari berbagai judul
    Keuntungan yang pertama ketika melakukan streaming film adalah bisa menonton film dari berbagai judul dan banyak genre yang bisa dipilih. Berbeda ketika anda memutuskan untuk nonton film di bioskop, anda hanya bisa menikmati 1 judul film saja dengan 1 tiket. Padahal harga tiket bioskop dengan harga kuota internet hampir sama
  2. Lebih fleksibel
    Keuntungan yang kedua adalah lebih fleksibel, di mana streaming online bisa dilakukan di mana dan kapan saja. Anda tidak harus terikat dengan jadwal tayang film yang ingin ditonton.
  3. Lebih hemat
    Keuntungan yang ketiga adalah pastinya lebih hemat daripada anda memutuskan untuk nonton film di bioskop atau jalan-jalan ke tempat wisata. Anda bisa membeli paket internet dengan harga yang murah, dan sudah bisa menikmati beberapa judul film dalam satu waktu.

Ituleh beberapa keuntungan yang didapatkan ketika nonton movie online atau streaming film. Saat ini sudah banyak situs yang menyediakan berbagai link film yang bisa ditonton. Anda bisa memilih kualitas tontonan film sesuai dengan selera anda masing-masing. Yang pasti nonton film secara online di rumah bisa menghemat pengeluan anda ketika liburan.

Cek Ongkir JNE Via Online

Sekarang ini belanja online sudah menjadi hal yang biasa dan danyak dilakukan oleh masyarakat. Belanja online menjadi alternative utama ketika ingin membeli usatu barang yang cukup sulit dicari di sebuah toko. Belanja online juga banyak dipilih karena kemudahan yang diberikan. Hanya dengan melihat berbagai catalog barang, klik untuk pesan dan melakukan transaksi pembelian, 1 atau 2 hari kemudian barang sampai di rumah Ada dengan selamat. Untuk jangka waktu pengiriman suatu barang online yang di beli itu berbeda-beda, ada yang lama dan ada juga ang sebentar. Hal ini sangat dipengaruhi oleh jasa pengiriman yang dipilih dan dipercaya untuk mengirimkan barang yang yang Anda beli tersebut. Perlu Anda ketahui, sekarang ini terdapat cukup banyak jasa pengiriman paket atau kurir yang bisa Anda pilih untuk mengantarkan barang anda sampai ke rumah. Semua perusahaan paket pengiriman selalu berusaha sebaik mungkin untuk memberikan pelayanan pengiriman terbaik kepada planggannya. Pada kesempatan kali ini, akan memberikan informasi untuk Anda yang ingin cek ongkir JNE dan berbagai ongkir perusahaan pengiriman lain secara online.

Cek ongkir JNE yang bisa diakses secara online ini akan sangat memudahkan Anda terutama ketika Anda akan mengirim barang dengan ukuran yang cukup besar. Berikut ini merupakan cara cek ongkos kirim yang bsa dakses secara online yaitu:

  • Akses link resmi JNE di JNE.co.id, namun ketika terjadi trouble bsa juga dengan menggunakan pihak ketiga yaitu kliktarif.com
  • Masukan data dengan benar pada kolom yang disediakan mulai dari asal pengiriman, tujuan pengiriman, sampai dengan berapa gram berat barang yang dikirim.
  • Terakhir klik cek tariff untuk mengetahui berapa ongkos yang perlu di bayarkan.

Untuk bisa mengetahui biaya ongkos kirim dengan menggunakan bantuan cek ongkir JNE dengan cara online ini benar-benar sangat membantu bukan? Dengan mengetahui biaya pengiriman yang tepat, maka Anda bisa mempersiapkan biaya dengan jumlah yang tepat pula. Nah, sekarang Anda sudah tahu bukan kemudahan yang bisa didapatkan dengan menggunakan layanan cek ongkos kirim yang satu ini? Semoga artikel inibisa memberikan banyak manfaat.

BIGNET SEDIAKAN INTERNET MURAH UNTUK PEDESAAN

Layanan internet kabel konvensional yang kemungkinan besar tidak tersedia di daerah terpencil, membuat masyarakat di kawasan tersebut kesulitan mengakses internet. Layanan internet broadband berbasis satelit bisa dibilang menjadi “penyelamat” bagi mereka. Penggunaan satelit juga memungkinkan akses internet menjadi lebih cepat. Kecepatan unduhan melalui sistem ini bahkan telah mencapai 20 Mpbs. Di Amerika Serikat, mereka yang bekerja di lahan pertanian dan jauh dari perkotaan, rata-rata cenderung memilih menggunakan layanan internet berbasis satelit karena layanan internet kabel tidak lagi bisa diandalkan.

Di negara dengan kondisi geografi yang tersebar seperti Indonesia, internet berbasis satelit adalah celah yang menggiurkan. Selain itu, bisa dibilang tidak ada keuntungan yang didapat dari pembangunan infrastruktur broadband konvensional atau serat optik di kawasan terpencil di Indonesia. Rata-rata penduduk yang tinggal di kawasan tersebut tersebar di berbagai daerah, dan tingkat konsumsi mereka terbilang rendah. Bercermin dari kondisi tersebut, internet berbasis satelit adalah salah satu cara untuk menyediakan akses internet yang layak bagi mereka.

Baru-baru ini, penyedia layanan internet berbasis satelit BigNet telah menjalin kerja sama senilai USD78 juta (Rp1 triliun) dengan perusahaan asal Singapura, Kacific Broadband Satellites untuk mengusung layanan internet broadband berbasis satelit di tanah air pada tahun 2017.

“Sekalipun menggunakan serat optik, rasanya akan sulit menjangkau semua daerah,” jelas CEO Kacific, Christian Patouraux, kepada Tech in Asia. “Bila menggunakan cara konvensional, anggaran bisa meningkat 50 sampai 200 kali, atau miliaran dollar.” Christian menambahkan bila kebanyakan penyedia layanan internet broadband cenderung kurang mempedulikan daerah seperti Papua dan Sulawesi, karena dinilai kurang prospektif, lain halnya dengan kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

Kacific dan BigNet, akan berfokus pada daerah terpencil di Indonesia. “Kami ingin menjadi penyedia layanan dengan harga yang bersahabat,” ujar Christian. “Kami tidak hanya menginginkan bisa memberi satu jam, namun bahkan 15 sampai 20 jam akses Skype atau YouTube dengan tarif USD10 (Rp130.000) per bulan,” tambahnya.

Menurut Christian, penggunaan satelit untuk keperluan broadband sudah mulai dilakukan sejak 15 tahun lalu. Pada tahun 1970, ada banyak parabola yang dipasang di tiap atap rumah untuk menikmati tayangan televisi. Di Indonesia, Anda mungkin masih bisa melihat beberapa rumah masih menggunakan parabola klasik, meski kebanyakan tidak berfungsi dan cenderung hanya menjadi “pajangan”. Kini zaman telah berubah, Christian mengklaim bila kini pengguna hanya memerlukan antena dengan berat 10 kg yang dipasang di atap rumah untuk mendapatkan akses internet berbasis satelit. “Semuanya sekarang mengecil, tidak hanya ukuran antena, namun juga konsumsi dayanya,” jelas Christian.

Pengguna bisa membeli parabola untuk internet rumahan dengan harga USD350 (Rp4,6 juta). Sementara parabola untuk digunakan di area yang lebih luas seperti sekolah atau pusat komunitas, harganya berkisar dari USD500 (Rp6,6 juta) sampai USD1.000 (Rp13,1 juta).

Masalah utama yang dihadapi

Sebagian orang, seperti gamer hardcore, akan mengeluhkan adanya lag dari layanan internet broadband berbasis satelit. Latensi adalah pembeda utama dari layanan internet konvensional dan layanan internet berbasis satelit.

Christian menyebut bila gangguan sinyal di kala hujan adalah hal yang banyak dikeluhkan dari penggunaaan internet berbasis satelit. Di masa lalu, hujan lebat dan awan yang tebal memang kerap menjadi batu sandungan bagi layanan ini. Meski begitu, Christian mengklaim dengan peralatan yang lebih modern, kejadian semacam ini sudah semakin jarang.

“Ada antena pada setiap parabola untuk mengukur tingkat gangguan,” kata Christian. “Nantinya akan ada sistem yang akan mengirimkan informasi ke satelit untuk menurunkan kecepatan internet. Pengguna nantinya akan mendapatkan akses yang lebih lambat, namun tidak sampai terputus. […] Kami telah membuat sinyal sedemikian kuat sehingga hujan tidak lagi menjadi masalah,” bebernya.

Christian percaya bila sistem internet broadband berbasis satelit adalah sistem yang cocok untuk diterapkan di tanah air. Setiap hari, hampir setiap orang mengeluhkan kecepatan akses internet. Dengan kondisi seperti ini, jelas tidak akan mungkin membandingkan harapan kecepatan koneksi di kawasan terpencil – yang bahkan biasanya tidak ada internet sama sekali – dengan seorang bankir di New York, yang harus terkoneksi dengan internet sepanjang hari.

Kesempatan untuk ranah edukasi dan pencegahan bencana alam

Menurut Christian, dukungan terhadap layanan internet broadband berbasis satelit masih lebih tinggi daripada mereka yang menolak. Hal ini akan sangat bermanfaat saat dalam kondisi darurat atau terjadi bencana alam. Indonesia adalah negara yang berpotensi mengalami tsunami, gempa bumi, atau gunung meletus. Di masa lalu, mereka yang tinggal di daerah terpencil akan sulit berkomunikasi dengan dunia luar. Dengan internet berbasis satelit, mereka akan mendapat opsi tambahan saat dalam kondisi darurat ketika layanan seluler sudah tidak berfungsi.

Christian menilai bila layanan internet broadband berbasis satelit juga bermanfaat untuk ranah edukasi. “Akses internet akan mengubah pola pikir anak-anak yang tinggal di kawasan terpencil,” katanya. Edukasi yang lebih baik untuk generasi muda ini diharapkan bisa membantu memperbaiki kualitas sumber daya manusia di negeri ini.

 

sumber: https://id.techinasia.com/bignet-internet-broadband-satelit-murah-daerah-terpencil

INTERNET MATI TOTAL, RUGI RP 90 MILIYAR SETIAP JAMNYA

Sekitar 200-an penyelenggara layanan internet (ISP) di Indonesia bersiap untuk menghentikan layanannya. Internet Indonesia akan mati total jika fatwa yang sedang dimintakan ke Mahkamah Agung (MA) tentang kasus IM2 berlaku sama untuk semua ISP.

Jika benar layanan internet di Indonesia dihentikan, seperti apa dampaknya?

Chief of Network Security APJII, Irvan Nasrun mengatakan, jika internet Indonesia mati total, maka kerugian yang akan ditanggung negara akan sangat besar.

Irvan mencontohkan transaksi yang terjadi di Indonesia Stock Exchange (IDX) yang menggunakan koneksi internet yang terjadi setiap harinya.

“Di IDX, setiap dua menit, transaksi yang terjadi itu sekitar Rp 3 miliar, jadi artinya setiap jam akan ada transaksi Rp 90 miliar yang hangus,” ujar Irvan di sela-sela pertemuan antara 30 perwakilan ISP yang membahas kasus IM2 di kantor pusat Indosat, Selasa (23/9/2014).

Selain itu di kesempatan yang sama, menurut pengamat teknologi Onno W. Purbo, industri-industri lain yang menggunakan jasa layanan internet di Indonesia juga akan terdampak.

“Semua industri yang transaksinya menggunakan internet, pasti akan kena, termasuk juga perbankan, online trading,” terangnya. “Jangan lupakan kampus-kampus, institusi pendidikan, pemerintahan, sosial media, dan juga situs berita,” imbuhnya.

Internet Indonesia terancam mati total karena saat ini para penyedia layanan ISP tidak mau dipenjarakan karena telah mengadopsi model bisnis yang sama dengan IM2.

Seperti diketahui, Direktur Utama Indosat mega Media (IM2), Indar Atmanto, divonis bersalah oleh Pengadilan Tinggi karena IM2 dianggap menyalahi aturan, yaitu menggelar layanan 3G tanpa memiliki izin layanannya.

Layanan 3G yang digelar IM2 sendiri selama ini menyewa frekuensi operator Indosat yang telah mengantongi izin operasi jaringan 3G.

Padahal, model bisnis tersebut menurut Kementerian Kominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dianggap tidak menyalahi aturan.

 

sumber: http://tekno.kompas.com/read/2014/09/24/08162357/Internet.Mati.Total.Rugi.Rp.90.Miliar.Per.Jam