Pantai Sukamade – Wisata Pantai Banyuwangi

Wisata di Banyuwangi satu ini yaitu Pantai Sukamade atau biasa di sebut dengan Pantai Penyu Sukamade merupakan salah satu tujuan wisata utama di Banyuwangi. Tempat wisata ini menjadi andalan sekto pariwisata Banyuwangi. Pantai Sukamade punya keunikan berupa sebagai habitat penyu bertelur. Dari tujuh spesies penyu yang tersisa di dunia, Indonesia merupakan tempat bertelur bagi enam spesies penyu. Dan empat dari spesies penyu itu bertelur di Pantai Sukamade. Keempat spesies tersebut adalah Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Slengkrah (Lepidochelys olivaceae), dan Penyu Belimbing (Dermochelys coriaceae). Pantai Sukamade adalah tempat yang paling mudah untuk melihat penyu hijau bertelur.

Bagi Anda yang mencari suasana pantai yang masih asri dan alami, pantai Sukamade bisa menjadi salah satu alternatif untuk dikunjungi. Pantai yang terletak dikawasan Taman Nasional Meru Betiri ini termasuk dalam deretan pantai selatan sehingga tidak heran bila ombaknya bisa dimanfaatkan untuk berselancar. Obyek wisata lain yang ada di Pantai sukamade adalah Hutan mangrove yang terletak di muara timur Pantai Sukamade. Sungai di sekitar mangrove bisa dimanfaatkan untuk cano sambil melakukan pengamatan burung. Bagi Anda yang suka berlibur ke pantai salah satu Wisata di Banyuwangi ini sangat cocok untuk Anda.

Lokasi dari Pantai Sukamade ini berada di Taman Nasional Meru Betiri, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

CALON DESTINASI WISATA: JEMBATAN HATI DI SUKABUMI

Di Sukabumi, ada satu destinasi wisata baru yang siap nge-hits di sosial media. Namanya Jembatan Hati Karang Para. Foto-foto di sini, Instagenic banget lho!

Buat kamu jomblowan dan jomblowati yang sedang mencari serpihan hati, bisa mencoba spot wisata baru Karang Para di wilayah Kampung Padarang, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Di tempat ini, tak hanya pasangan muda-mudi yang datang, tapi juga teman senasib kalian para jombloers. Siapa tahu ada yang cocok dan bisa jadi teman traveling bareng. Betul tidak?

detikTravel mendatangi tempat wisata alam Karang Para sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (26/2/2017) ini, dan melihat beberapa spot yang ada di sana. Menurut keterangan pengelola Cecep Hidayat, dulunya lokasi Karang Para adalah bekas pertambangan Karst.

Namun berkat kreativitas pemuda setempat, lokasi ini lalu disulap menjadi tempat wisata nan eksotis, yang asyik juga buat foto-foto.

“Dulunya tempat ini merupakan pertambangan kars, untuk membongkar karang-karang kars ini para penambang menggunakan dinamit. Namun seiring berjalannya waktu penambang pergi meninggalkan kondisi yang berantakan. Nah serpihan batu ini kita pakai untuk pondasi jalan dari bawah menuju lokasi,” tutur Cecep.

Biaya masuk tempat ini hanya Rp 2.000, kalau mau bawa bekal sendiri pengelola tidak mengharamkannya, kalian bebas membawa bekal makanan di lokasi ini. Namun bagi yang sengaja tidak membawa bekal, bisa menikmati kelapa muda dan makanan yang tersedia di banyak warung yaitu Singkong Bakar.

Hari Minggu ini, lokasi Karang Para dipenuhi pengunjung. Menurut Cecep lebih dari 1.000 pengunjung yang datang.

“Restribusinya masuk kepada pihak desa, sementara kami bersama para pemuda di sini mencoba mempertahankan eksistensi tempat ini. Meski promosi hanya mengandalkan media sosial dan dari mulut ke mulut,” lanjutnya.

Di lokasi ini banyak tempat selfie yang asyik, mulai dari ujung-ujung karang menjulang berlatar belakang Kota Sukabumi dan perbukitan nan indah. Juga terdapat banyak jembatan, dan yang paling ikonik adalah Jembatan Hati sebuah jembatan bambu berbentuk hati yang menjadi penghubung antar karang Karst.

“Semua spot selfie dinamai sendiri oleh pengunjung, tak hanya foto-foto selfie, yang membuat sesi prewedding juga banyak di sini. Untuk tarifnya kita kembalikan ke mereka, kita menyesuaikan budget karena tak jarang ada yang minta tambahan spot dan sengaja kita buatkan,” ujar Cecep lagi.

Rencananya pada 29 April nanti akan ada event Offroad yang terbuka untuk umum di lokasi ini, karena tak hanya eksotis, banyak spot ekstrem yang belum benar-benar tersentuh secara maksimal.

Annisa (22) seorang pengunjung dari Bogor mengaku sedikit kelelahan ketika naik ke titik tertinggi di Karang Para. Meski begitu, Annisa yang datang bersama suaminya ini mengaku rasa lelahnya terobati setelah menemukan banyaknya spot untuk selfie.

“Kekurangannya akses jalan menuju tempat ini belum tertata maksimal, jadi masih ekstrem. Overall semuanya menyenangkan, karena banyak tempat bagus. Saya sengaja menunggu sore, katanya kalau nggak hujan puncak Gunung Gede bisa terlihat,” tuturnya.

Nah buat kamu yang berniat menghabiskan akhir pekan, dan mencari tambatan hati, bisa mencoba lokasi wisata yang terbilang masih baru di Sukabumi ini. Bagi yang dari luar kota, bisa mengakses melalui aplikasi Google Maps dengan nama lokasi Karang Para. Yuk, ke sini!

 

sumber: https://travel.detik.com/read/2017/02/26/181219/3432332/1519/calon-destinasi-wisata-hits-di-sukabumi-jembatan-hati-karang-para